»»

...

Direktris YAHAMAK Kecewa Ditolak Lihat Jenazah Kelly

Jayapura - Direktris Yayasan Hak Asasi Manusia dan Anti Kekerasan (Yahamak), Yosepha Alomang, kecewa terhadap petugas keamanan setelah ditolak saat hendak melihat jenazah yang diduga sebagai Kelly Kwalik di Rumah Sakit (RS) Polri Bhayangkara, Jayapura, Kamis.

"Saya adalah keluarga dekat Kelly, kenapa dilarang melihat jasadnya," kata Yosepha Alomang yang didampingi aktivis HAM yang juga pimpinan umat Katolik dekenat Kabupaten Keerom, Pastor John Djonga.

Yosepha Alomang mengungkapkan, jika benar itu adalah Jasad Kelly Kwalik, mengapa ia harus ditembak mati, padahal Kelly Kwalik telah mengaku bahwa ia dan kelompoknya tidak bertanggung jawab atas serangkaian aksi penembakan dan teror yang terjadi di areal PT Freeport Indonesia di Tembaga pura, Timika, Papua, pada beberapa bulan belakangan.

"Pemerintah harus bertanggung jawab atas kejadian ini. Mantan Kapolda Papua, Irjen Pol, Bagus Ekodanto sendiri pernah mengatakan kalau bukan Kelly Kwalik dan kelompoknya yang melakukan aksi terror di Freeport, lalu sekarang Kapolda Papua kini, Irjen Pol Bekto Soeprapto, malah sebaliknya," papar Yosepha Alomang, yang mengaku baru tiba di Jayapura pagi tadi, setelah melakukan penerbangan dari Timika, Papua.

Yosepha Alomang juga meminta, jika benar jasad tersebut adalah Kelly Kwalik maka harus dimakamkan di Timika.

Pantauan ANTARA di RS Bhayangkara, Jayapura, tampak aparat gabungan kepolisian dan Brimobda Papua dengan bersenjata lengkap, berjaga diseputaran RS.

Ruang Forensik RS yang menjadi tempat disemayamkan jasad yang diduga Kelly Kwalik tampak dipasang Garis polisi dengan penjagaan relatif lebih ketat.

Sementara tim dari laboratorium mabes Polri yang tiba di Jayapura, Kamis pagi tadi,saat ini sedang berada dalam ruang forensic RS Bhayangkara guna melakukan test DNA dan Otopsi jasad yang diduga Kelly Kwalik.

Seperti diberitakan sebelumnya,Pemimpin tertinggi Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) wilayah Mimika, Papua, ditembak mati.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemimpin tertinggi kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) Wilayah Timika, Kelly Kwalik ditembak mati tim Detazemen Khusus 88 gabungan Mabes Polri dan Polda Papua di wilayah Gorong-Gorong Rabu.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Agus Rianto yang dikonfirmasi per telepon, Rabu membenarkan kejadian tersebut.

"Benar ada kejadian tersebut sekitar pukul 03.00 WIT dinihari di wilayah Gorong-Gorong Timika dan dipastikan korbannya adalah Kely Kwalik," kata Agus.

Ia mengatakan, Kely Kwalik yang memiliki pangkat jenderal tertembak di bagian pangkal paha kiri dan korban tidak dapat tertolong lantaran kehabisan darah.

Agus memastikan hanya satu butir peluru yang melukai Kely Kwalik, tokoh yang paling dicari-cari oleh aparat TNI dan Polri selama puluhan tahun.

Direktur Reserse dan Kriminal (Direskrim) Polda Papua, Kombes Pol Petrus Waine mengatakan, belum bisa memastikan kalau orang yang pagi tadi ditembak mati di wilayah gorong-gorong Timika, Papua oleh anggota Densus 88 Polri, adalah Kelly Kwalik.

"Terserah kalau bagian Humas Polda telah mengatakan itu pemimpin Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) Wilayah Timika, Papua, Kelly Kwalik, tapi kami sebagai orang reskrim belum bisa memastikan hingga ada hasil test DNA dari tim forensik," kata Petrus Waine di Jayapura, Rabu.

Jenazah yang diduga Kely Kwalik, Rabu siang diterbangkan dari Timika ke Jayapura dengan menggunakan pesawat Merpati Nusantara Airlines sekitar pukul 14.20 WIT dengan dihantar oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs Syafei Aksal, Wadansat Brimob Polda Papua AKBP Godhelp C Mansnembra dan sejumlah perwira tinggi dari Polda Papua.

Jenazah tiba di RS Bhayangkara, Jayapura sekitar pukul 16.15 WIT. Rabu (16/12). [Antara/FINROLL News]

Berikan Nilai:

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda mengenai posting ini..!!