»»

...

Penjual Aksesoris Natal Di Biak "Diserbu" Pembeli

Biak - Penjual aksesoris Natal di beberapa toko serba ada (toserba) maupun pertokoan di Kabupaten Biak Numfor, Papua, dalam seminggu terakhir ini diserbu pembeli dalam rangka memenuhi kebutuhan Hari Raya Natal 25 Desember 2009 mendatang.

Beberapa aksesoris Natal di sejumlah toko di Biak, Senin, menurut pedagang setempat, sudah banyak "diburu" pembeli di antaranya pohon Natal dalam berbagai jenis dan ukuran, topi sinterklas, serta beragama lampu hias warna-warni.

Harga pohon Natal tergantung dari ukuran besar kecilnya, mulai dari harga terendah Rp300 ribu, hingga harga termahal mencapai Rp8 jutaan sampai Rp10 jutaan.

Sementara untuk harga topi sinterklas dijual berkisar Rp10 ribu hingga Rp35 ribu, sedangkan lampu hias warna-warni dijual hingga Rp100 ribuan sampai Rp150 ribu per set.

Liangta, salah seorang penjual aksesoris Natal di Biak, mengakui, berbagai aksesoris banyak dibeli umat Kristiani menjelang Hari Raya Natal berupa lampu hias warna-warni dan pohon Natal.

Selain itu, lanjutnya, aksesoris Natal yang ramai diminati umat Kristiani berupa topi sinterklas untuk anak-anak serta umbul-umbul lampu hias dan beragam kebutuhan Natal lainnya.

"Setiap menjelang Natal permintaan aksesoris Natal dan beragam kue kering meningkat, hanya saja harga jualnya disesuaikan dengan bahan dan jenis barang yang dibutuhkan," katanya.

Sementara itu, di beberapa jemaat Gereja GKI Klasis Biak Selatan, sekitar lokasi pemukiman warga jemaat maupun jalan-jalan menuju Gereja mulai memasang berbagai lampu dan pohon Natal.

Salah seorang jemaat Gereja GKI Silo Ambroben, D Rumbiak mengakui, warga jemaat GKI Ambroben mulai memasang lampu dan pohon Natal untuk memeriahkan perayaan Hari Natal 25 Desember mendatang.

"Pemasangan lampu dan pohon Natal di sekitar jalan Kampung Ambroben sebagai partisipasi langsung warga jemaat GKI Silo Ambroben," ujar Rumbiak. [Antara/FINROLL News]

Berikan Nilai:

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda mengenai posting ini..!!