»»

...

Adios Rumaseb, Pilot Asal Numfor Disambut Secara Adat

Biak - Adios Rumaseb (23), seorang Pilot asal kampung Bawei distrik Numfor Timur kabupaten Biak Numfor, disambut saat landing di bandara Frans Kaisiefo Biak, dengan adat ‘Mansorandak’ yang berarti menginjak piring. Acara ini digelar bagi orang yang pertama kali mengunjungi suatu tempat atau wilayah asalnya.

Adios Rumaseb, merupakan putra Papua lulusan sebuah sekolah penerbangan di Meulbourne, Australia tahun 2010 yang dipercayakan untuk menerbangkan pesawat Susi Air jenis Cessna berkapasitas 12-14 penumpang, semenjak empat bulan terakhir, ia melakukan penerbangan ke berbagai wilayah di Nusantara.

Saat pertama kali melakukan penerbangan ke Tanah Papua, di bandara Frans Kaisiefo Biak, Selasa (21/12), putra pertama dari karateker bupati Merauke, Drs Alex Rumaseb, MM ini langsung disambut secara adat ‘Mansorandak’ oleh pihak keluarga di Biak.

“Ini merupakan acara adat untuk memberi penghargaan dan sebagai wujud kebanggaan bagi orang Papua, jika seseorang baru datang ke daerah ini,” ujar Yoseb Rumaseb, kepada wartawan usai mengenakan pakaian adat kepada keponakannya saat turun dari pesawat di Biak siang kemarin.

Pilot Adios adalah mantan siswa SMP Kalam Kudus di Jayapura. Perjuangannya yang tekun serta gigih selama menempuh pendidikan, mengantarnya mencapai keberhasilan seperti yang ia raih saat ini, baik selama menjalani studi di sebuah SMA di Darwin-Australia, maupun ketika ia memasuki sekolah penerbangan di Meulbourne Australia sekitar 4 tahun lalu.

Pilot muda ini kemudian berpesan kepada seluruh generasi muda Papua, agar senantiasa bersunggung-sungguh dalam belajar, serta tetap menggali potensi maupun kemampuan yang dimiliki untuk dilatih secara terus menerus dan terarah.

Selain itu, ia juga berpesan agar para generasi muda Papua senantiasa mampu menjauhi perbuatan-perbuatan yang negatif seperti mengkonsumsi narkoba dan bahan berbahaya lainnya.

“Saya ingin menyampaikan kepada teman-teman saya, generasi muda Papua pada umumnya, bahwa kita punya banyak kelebihan, manfaatkanlah kelebihan yang diberikan Tuhan, untuk membangun Tanah Papua ini. Mayoritas pilot Susi air ini, memang dari bule, tapi kita juga yakin bahwa Papua juga bisa,” ujarnya. [MC biak/sembiring/rm/Kominfo-Newsroom]

Berikan Nilai:

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda mengenai posting ini..!!