»»


Perolehan Suara Sementara Pilkada Kabupaten Supiori 2020: Nomor urut 1 Obeth Rumabar - Daud Marisan : 2.312 (12,9%) ●●● Nomor urut 2 Ruth Naomi Rumkabu - Piet Pariaribo: 3.646 (25,1%) ●●● Nomor urut 3 Jacobus Kawer - Salomo Rumbekwan : 1.189 (8,2%) ●●● Nomor urut 4 Ronny Gustaf Mamoribo - Albert : 2.856 (19,7%) ●●● Nomor urut 5 Yan Imbab - Nichodemus Ronsumbre : 4.507 (31,1%) || Update: 04:31wit / 11 Des 2020

Disparbud: Arus Kunjungan Wisatawan Biak 2.000 Turis

Biak – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Biak Numfor, Papua mencatat jumlah kunjungan arus wisatawan mancanegara ke Pulau Biak sekitarnya periode kwartal pertama 2016 mencapai 2.000 lebih turis dari berbagai negara di dunia.

Data Disparbud, merincikan, untuk arus kunjungan wisatawan nusantara pada periode Januari-Juni 2016 ke Pulau Biak dengan berbagai tujuan kegiatan mencapai 27.673 orang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Yubelius Usior MSi mengakui, potensi pariwisata alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Biak Numfor sangat alami dan memiliki keunikan sehingga menjadi daya tarik wisatawan dalam dan luar negeri.

Beberapa potensi wisata Biak, lanjut Yubelius, di antaranya sisa peninggalan perang dunia II yang masih dapat dilihat gua Jepang, monumen perang dunia II Paray serta lapangan terbang Pulau Owi.

Sedangkan untuk keindahan alam Pulau Biak, menurut Yubelius, keberadaan taman laut Padaido, kampung wisata samberpasi, kampung Biawer serta beberapa wilayah kepulauan yang menjadi daya tarik wisatawan dalam dan luar negeri.

Sementara untuk wisata budaya, lanjutnya, berupa berbagai kesenian budaya khas Biak, seperti snapmor (menangkap ikan tradisional), apen byaren (berjalan di atas batu api panas), tarian wor, Yospan, balada Cenderawasih serta beraneka tari kreasi baru.

Dia optimistis setiap tahun jumkah kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri ke Pulau Biak akan kian meningkat sejalan dengan promosi dan penyediaan sasaran prasarana pariwisata yang dibangun pemerintah Kabupaten Biak Numfor di bawah kepemimpinan Bupati Thomas Ondy.

“Pemkab Biak sangat berharap penerbangan internasional dari bandara Frans Kaisiepo Biak dapat diaktifkan kembali sehingga mampu mendorong kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Biak dan wilayah lain di Provinsi Papua dan Papua Barat,” ujarnya.

Kunjungan wisatawan mancanegara ke wilayah Kabupaten Biak Numfor hingga 2016 masih dominan dari Negara “Sakura” Jepang, Eropa dan Tiongkok serta Amerika. (ant/tis)

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda mengenai posting ini..!!