»»

...

Dishutbun Biak Kelola Hutan Mangrove DI Pulau Numfor

Biak - Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Biak Numfor, Papua 2010 akan mengelola hutan mangrove seluas 15 hektare di Pulau Numfor.

Pengembangan hutan mangrove di Pulau Numfor akan dibiayai melalui program Otonomi Khusus 2010, kata Kepala Dinas Kehutanan Biak Ir Andreas Lamecki MM di Biak, Jumat.

Pengelolaan hutan mangrove di pulau Numfor akan melibatkan kelompok petani hutan setempat dan melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat menjaga kelestarian hutan sekitarnya, ungkapnya.

Ia menyebutkan, hutan mangrove memiliki manfaat untuk menjaga lingkungan di antaranya melindungi pantai dari terjadinya abrasi.Hutan mangrove mampu meredam gelombang laut sehingga pantai akan menjadi tenang dan tidak menimbulkan abrasi.

Fungsi lain hutan mangrove, lanjut Lamecki, membantu mempercepat pengendapan lumpur di pantai, mengurangi pencemaran air laut serta mencegah munculnya intrusi air laut ke daratan.

"Bahkan hutan mangrove menjadi tempat berkembangbiaknya ikan, udang, kepiting dan sebagainya," ungkapnya lagi.

Ia mengakui, melihat pentingnya manfaat hutan mangrove sehingga pihaknya pada 2010 memprogramkan pengelolaan serta pengembangan hutan mangrove di pulau Numfor.

Program rehabilitasi hutan Mangrove merupakan kegiatan yang sangat penting dalam rangka mengembalikan manfaat hutan mangrove terutama pada lahan kritis di Kabupaten Biak Numfor.

Diharapkan program rehabilitasi hutan mangrove di pulau Numfor dapat berjalan sesuai rencana, sehingga ke depan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menjaga pelestarian hutan sekitarnya. [Antara/FINROLL News]

Berikan Nilai:

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda mengenai posting ini..!!