»»


Perolehan Suara Sementara Pilkada Kabupaten Supiori 2020: Nomor urut 1 Obeth Rumabar - Daud Marisan : 2.312 (12,9%) ●●● Nomor urut 2 Ruth Naomi Rumkabu - Piet Pariaribo: 3.646 (25,1%) ●●● Nomor urut 3 Jacobus Kawer - Salomo Rumbekwan : 1.189 (8,2%) ●●● Nomor urut 4 Ronny Gustaf Mamoribo - Albert : 2.856 (19,7%) ●●● Nomor urut 5 Yan Imbab - Nichodemus Ronsumbre : 4.507 (31,1%) || Update: 04:31wit / 11 Des 2020

DAK Untuk SD dan SMP Siap Digulirkan

Biak - Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pendidikan tahun 2010 yang dialokasikan untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Biak Numfor, jumlahnya mencapai Rp 15 miliar. Sedangkan sistem penyerahannya menggunakan mekanisme hibah dan dikelola secara swadaya.

Plh.Kepala Dinas Pendidikan Nasional setempat, Kamaruddin,S.Pd mengatakan, penyerahan dana yang bersumber dari APBN itu, akan dilakukan sesegera mungkin dalam waktu dekat ini.
“ Tahun ini DAK hanya diberikan untuk SD dan SMP saja. Pemberian DAK ini diharapkan dapat menunjang pendidikan yang lebih bermutu terutama untuk sekolah yang memiliki bangunan kurang memadai,” ungkapnya kepada Bintang Papua, Selasa (12/10).
DAK sebesar Rp 15 M dari APBD itu katanya, akan dialokasikan untuk SD sebesar 60 persen dan SMP sebesar 40 persen.
“Untuk menghindari terjadinya konflik, kita akan memberikan dana DAK ini dalam bentuk barang dan fasilitas, serta dikelola secara swadaya ,” jelasnya.
Prioritas sekolah yang akan menerima dana tersebut lanjut Kamaruddin adalah sekolah yang berlokasi di daerah terpencil. Sedangkan untuk sekolah swasta, DAK hanya diberikan untuk yang sudah terdaftar di Diknas. Setiap sekolah akan menerima satu paket.
Menurutnya, pelaksanaan penyerahan DAK itu, akan disesuaikan dengan UU No 2 Tahun 2010 serta Permendagri No 20 Tahun 2009 dan Permendiknas No 5 tahun 2010 tentang petunjuk teknis penggunaan DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010.
Sehingga kalau mengikuti ketentuannya, maka dana DAK akan diberikan untuk pembangunan fisik sebesar 30 persen, pengadaan buku 35 persen. Sementara 70 persen sisanya akan digunakan untuk non fisik.
Dikatakan juga, besaran DAK bisa berubah sesuai kapasitas fiskal, jumlah siswa, dan populasi penduduk dengan sasaran program 2010 untuk SD/SDLB dan SMP negeri dan swasta / MTs.
Dikatakan juga, tahun lalu tidak semua sekolah mendapatkan DAK. Ada beberapa kriteria tertentu yang harus dipenuhi. Antara lain: kapasitas finansial, kondisi teknis bangunan serta keberadaan buku referensi atau pengayaan.
DAK untuk tahun ini di Kabupaten Biak Numfor, mengalami penurunan sekitar Rp 5 milyar dari Rp 20 milyar di tahun lalu. Namun tetap masih ditopang dari dana block grant atau dana BOS yang telah alokasikan dari APBN.
Terkait penyaluran DAK, tim Diknas setempat, saat ini telah mengikuti Rakor Pelaksanaan DAK untuk SD dan SMP beberapa waktu lalu di Jayapura. [pin/Binpa]

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda mengenai posting ini..!!