»»


Perolehan Suara Sementara Pilkada Kabupaten Supiori 2020: Nomor urut 1 Obeth Rumabar - Daud Marisan : 2.312 (12,9%) ●●● Nomor urut 2 Ruth Naomi Rumkabu - Piet Pariaribo: 3.646 (25,1%) ●●● Nomor urut 3 Jacobus Kawer - Salomo Rumbekwan : 1.189 (8,2%) ●●● Nomor urut 4 Ronny Gustaf Mamoribo - Albert : 2.856 (19,7%) ●●● Nomor urut 5 Yan Imbab - Nichodemus Ronsumbre : 4.507 (31,1%) || Update: 04:31wit / 11 Des 2020

Puluhan Pendaftar CPNS Di Biak Tidak Ikut Ujian

Biak - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Biak Numfor pada Senin (13/12) kemarin melaksanakan ujian CPNS dilima tempat di daerah itu. Ujian seharusnya diikuti 2.382 peserta sesuai jumlah pendaftar yang diterima panitia pada Bulan November 2010 lalu, tetapi sesuai daftar hadir yang disiapkan panitia, puluhan peserta ternyata tidak mengikuti ujian tersebut.

Kepala BKD Biak Numfor, Simon P. Aibekop, SH saat ditemui Selasa (14/12) mengatakan, puluhan peserta yang tidak mengikuti ujian CPNS tersebut, diduga karena para peserta yang bersangkutan juga ikut mendaftar CPNS di daerah lain seperti di Supiori, dan di kabupaten lainnya.

“Pendaftar yang tidak ikut ujian CPNS itu, mungkin melihat peluang di Biak ini lebih kecil, sehingga mereka lebih memilih ikuti seleksi di daerah lain,” ujar Simon.

Pelaksanaan ujian CPNS di kabupaten Biak Numfor, yang berlangsung sehari, dilaksanakan di lima lokasi, yakni SMP N 1 Biak kota, SMP N 2 Biak kota, SD Inpres Mandala, SD N 1 Fandoi, dan di SD Inpres Fandoi. Sedangkan, para pengawas di setiap ruangan ditugaskan 2 orang guru yang berasal dari Sekolah tempat berlangsungnya ujian tersebut, dan di bawah pengawasan staf BKD Biak serta dua orang dari BKD Provinsi Papua.

Sesuai dengan data Formasi CPNS 2010, di kabupaten Biak Numfor akan diterima sebanyak 263 orang CPNS. Sementara itu, menurut data panitia, sedikitnya 19 formasi tidak terisi dari berbagai bidang pendidikan, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.

Ketika ditanya tentang rencana pengumuman hasil kelulusan seleksi CPNS 2010 ini, kepala BKD Biak, Simon P Aibekop mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti. “Hal itu merupakan wewenang BKD Provinsi Papua. Kami hanya pelaksana di kabupaten, sedangkan hasil maupun rencana pengumumannya, merupakan kewenangan BKD provinsi. Tapi melihat pengalaman tahun lalu, bisa jadi pengumumannya dilaksanakan sekitar Februari 2011 mendatang,” ungkap Aibekop. [MC biak/sembiring/rm/Kominfo-Newsroom]

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda mengenai posting ini..!!