»»

...

Inilah Alasan Seringnya Terjadi Kecelakaan Pesawat di Papua

Jakarta - Kecelakaan pesawat kembali terjadi di tanah Papua. Sebanyak 25 penumpang dan kru tewas. Pesawat Merpati Nusantara Airlines(MNA) jenis MA 60 buatan China mengalami kecelakaan di Teluk Kaimana, Papua Barat pekan lalu.
Dikabarkan, kecelakaan tersebut terjadi karena kondisi cuaca saat pesawat terbang sangat buruk.

Di kalangan pilot Papua merupakan daerah yang penuh tantangan dan rawan kecelakaan pesawat. Sebelumnya, pesawat skytruck jenis Cassa milik Polri yang terbang dari Nabire menuju Ambon, juga jatuh di Pantai Aumi, Kecamatan Yaro, kabupaten Nabire, Papua, Rabu 27 Oktober 2010 pukul 15.55 WIT. Dalam kecelakaan tersebut, sebanyak lima orang yakni AKP Irwan sebagai pilot, Iptu Bayu sebagai co pilot, dan kru Ipda Mohamad Amri, Briptu Hadirianto, dan Briptu Aipul Bahri tewas.

Mengapa di Papua sering mengalami kecelakaan pesawat ?, Pilot Merpati Rilo Nauiliraja yang juga junior korban Kapten Purwadi menuturkan selain cuaca yang buruk, kontur pegunungan Papua lebih tinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia.

"Wilayah pegunungan di Papua sangat tinggi," ujar Rilo kepada okezone, Rabu (11/5/2011) malam.

Menurut Rilo, tingginya pegununggan di Papua juga menjadikan tantangan yang besar bagi pilot yang terbang dibawahnya. "Almarhum, Kapten Purwadi, besar di Papua dan dia juga pilot yang handal," tandasnya.

Rilo juga tidak sependapat bahwa faktor pesawat yang buruk dijadikan alasan kecelakaan tersebut. "Tidak ada hubungannya dengan pesawat, mau tua atau muda kalau perawatannya baik akan sangat bagus dan handal,” ujarnya.

"Ibarat mobil tua kalau maintenance nya baik akan sangat baik pula di jalan,” ujarnya.

Rilo sendiri menyayangkan pernyataan sejumlah politisi yang mengatakan bahwa pesawat jenis MA 60 tersebut sangat buruk. [Fahmi Firdaus-Okezone]

Berikan Nilai:

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda mengenai posting ini..!!