»»

...

Kabupaten/Kota Diminta Buat Perda Pencegahan Risiko Bencana

Biak - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua meminta jajaran pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Papua membuat rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang pencegahan dan dampak risiko bencana alam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua Arnold Wakum di Biak, Kamis (7/1/2013), mengakui, Perda pengurangan dan pencegahan risiko bencana sangat penting dibuat mengingat musibah bencana alam dapat terjadi setiap waktu.

"Regulasi Perda yang mengatur pencegahan risiko bencana harus dibuat Pemkab/Pemkot sehingga warga secara langsung berperan mengurangi dampak terjadinya bencana alam seperti banjir, longsor dan lain sebagainya," ujar Arnold Wakum.

Ia mengatakan, jika daerah tidak membuat Perda tentang pencegahan risiko bencana dikuatirkan dapat menjadikan suatu daerah bisa terjadi bencana karena ketiadaan regulasi yang melarang orang menebang pohon sembarangan, menyusun peta rawan bencana, sosialiasasi tentang risiko bencana.

Kegiatan lain pada bidang pencegahan dan kesiapsiagaan bencana merupakan satu kesatuan dalam mendukung upaya mewujudkan ketangguhan bangsa yaitu penyusunan rencana kontingensi, pelaksanaan gladi dan pembentukan desa tangguh bencana.

BPBD Papua, lanjut Arnold Wakum, sangat berharap setiap Pemerintah Kabupaten/Kota di Papua dapat membuat produk Perda tentang perlindungan pencegahan risiko bencana alam.

Wakum mengakui, melalui kegiatan sosialisasi peningkatan pengetahuan, kemampuan serta ketrampilan bagi aparatur maupun masyarakat dalam penanggulangan bencana merupakan program prioritas BNPB dalam upaya meningkatkan kapasitas Penanggulangan Bencana di Indonesia.

Kegiatan sosialisasi Pengurangan risiko Bencana dilaksanakan di Kabupaten Biak Numfor 7 November 2013 diikuti 30 peserta perwakilan Basarnas, TNI/Polri, BMKG, BPBD Biak serta masyarakat setempat.

Ketangguhan bangsa menghadapi bencana dapat diwujudkan melalui peningkatan daya antisipasi, daya pengurangan risiko, daya adaptasi dan daya lenting terhadap bencana alam.

"Peningkatan keempat daya tersebut dilakukan dengan identifikasi dan penilaian risiko bencana, pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan serta pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan bencana," ujarnya.

Sosialisasi pencegahan risiko bencana diselenggarakan BPBD Papua di Kabupaten Biak Numfor selama satu hari dibuka pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Kahar di Hotel Instia. (ANTARAnews)

Berikan Nilai:

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda mengenai posting ini..!!